Pengibaran Bendera Palestina di Markas PBB: Begini Komentar Israel

01.50 Add Comment

Juga Sebagai negeri merdeka & berdaulat, apa yg telah dialami Palestina tatkala sekian banyak thn terakhir tertindas & tergusur oleh aksi semena-mena Israel terang tidak mampu dibenarkan. Suatu wujud kriminal internasional yg menggusur hak-hak basic penduduk Palestina yang merupakan manusia, terang sedang berjalan di tanah Palestina.
Bersama dalih membasmi grup militan Hamas yg bercokol di Gaza Palestina, tatkala bertahun-tahun Israel mengurung Gaza dgn tembok-tembok tinggi & menjadikan Gaza bak penjara paling besar di muka bumi.
Tapi setidaknya, kebahagiaan penduduk Palestina bisa sedikit membuncah diwaktu hri bersejarah tercipta di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York, Amerika Serikat. Tanggal 30 September 2015 jadi hri bersejarah baru yg terukir dalam benak penduduk Palestina. Hasilnya, sesudah sekian puluh th jadi negeri non anggota PBB, bendera Palestina yg berwarna merah, hitam, putih, & hijau sanggup berdiri rupawan di depan markas PBB di hri Rabu (30/9) pagi hri dikala setempat.
Buat mula-mula kalinya, bendera kebangsaan Palestina dikibarkan oleh di PBB lewat upcara husus yg disaksikan cepat oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas & Sekjen PBB Ban Ki Moon.
Lewat pengibaran bendera ini, perlahan titik jelas berkaitan kedamaian & kedaulatan Palestina akan tercapai. Dilansir dari page CNN, Abbas menegaskan dgn perasaan menggebu-gebu bahwa pengibaran bendera Palestina di Markas PBB ini merupakan momentum yg jadi bukti telak bahwa PBB sudah mengakui seutuhnya kedaulatan negeri Palestina. Abbas menegaskan bahwa sesudah pengibaran ini, Palestina tidak terikat kesepakatan apapun bersama zionis Israel.
Tatkala bertahun-tahun terakhir, aksi Israel yg tetap merongrong & mencaplok habis wilayah Palestina terutama di pinggir batas Gaza cuma sanggup diratapi dgn tangsis & kesedihan mayoritas muslim masyarakat Palestina.
Lantas sesudah pengibaran bendera Palestina di PBB ini apa komentar dari Israel?
Dilansir dari Republika online, otoritas Israel menuduh Palestina sudah meningkatkan mungkin ketegangan yg semakin memuncak di tempat konflik Timur Tengah. Israel terang sama sekali tidak setuju dgn perbuatan PBB yg mengakui Palestina sbg negeri berdaulat.
Biarpun dipercaya dengan cara de facto oleh PBB, Palestina tidak berstatus sbg anggota PBB, bersanding bersama negeri Vatikan.
Bahkan perwakilan diplomasi zionis Israel buat PBB, Ron Prosor menuduh dgn bengis bahwa pengibaran bendera Palestina di PBB terang jadi upaya Palestina utk membajak PBB. Menurut Prosor, satu-satunya jalan damai Palestina merupakan bersama laksanakan negosiasi & kesepakatan dgn Israel. Tidak Dengan boleh campur tangan pihak manapun, tidak dengan tidak hanya!
Hingga kapan kita ingin menutup mata berkaitan tragedi kemanusiaan yg masihlah konsisten membombardir Palestina? Ayo bangkitkan kemanusiaan! Let’s Act Indonesia!
(CAL) img : timesofisrael
LetsHelpSyria

3 Provinsi yang Tetapkan Status Darurat Asap

01.48 Add Comment


Bencana asap akibat kebakaran hutan tetap saja jadi siksaan yg menemani tradisi kehidupan penduduk Kalimantan & Sumatera. Meskipun resiko asap telah hingga melewati negeri, sampai ke Singapura & Malaysia, tapi pemerintah Indonesia masih terhadap keputusannya menolak pertolongan dari negeri tetangga dalam urusan mengatasi kabut asap.
Sekian Banyak dikala dulu, dikutip dari CNN Indonesia, Pemerintah Indonesia berkeras tidak ingin sama sekali menerima pertolongan pemadaman yg ditawarkan Malaysia & Singapura. Belum saatnya Indonesia meminta pertolongan negeri lain.
Berdasarkan wawancarnya dgn BBC Indonesia, Presiden Joko Widodo juga telah menegaskan sampai hri ini Indonesia masihlah tetap membawa upaya yg taktis & maksimal utk memadamkan kebakaran hutan. Menurut Joko Widodo, Indonesia telah menurunkan ribuan anggota TNI & Polisi komplit dgn helikopter & pesawat ringan utk memadamkan api di hutan Sumatera & Kalimantan.
Walaupun bisnis telah maksimal, tetapi lantaran aspek cuaca yg terik, sampai luasnya ruang hutan yg terbakar tidak sanggup demikian saja menuntaskan urusan kabut asap. Perlu ketika yg lama secara pemadaman, penindakan, & pencegahan biar bencana asap tidak berjalan lagi di Riau & Kalimantan.
Seiring bersama bisnis pemadaman, sampai artikel ini diturunkan, sediktinya ada tiga propinsi di Indonesia yg telah memberlakukan status tanggap darurat bencana kabut asap, tiga daerah itu dalah Riau, Jambi, & kalimantan Tengah. Dilansir oleh BBC, ke-3 wilayah berstatus darurat asap itu sekarang ini mempunyai indeks standar pencemaran hawa sekian banyak kali lipat di atas kadar berbahaya.
Berdasarkan data terakhir yg dirilis page CNN Indonesia, indeks pencemaran hawa di Palangkaraya, Kalimantan Tengah telah menembus level harian seputar 965, dulu mutu hawa tidak baik yang lain di Jambi & Riau kira kira 400-500 atau masihlah berada di kurang lebih tipe berbahaya.
Keadaan hawa yg teramat tidak baik di tiga propinsi itu semakin hri semakin menambah kerugian di warga. Terutama kesehatan yg tetap tergadai. Puluhan ribu jiwa mesti terbaring di rumah sakit sebab infeksi saluran pernafasan lantaran menghirup asap terlampaui tidak sedikit.
Info miris lain datang dari Pekanbaru Riau, dilaporkan BBC satu orang bayi berumur satu th yg di rawat di rumah sakit Riau mesti mengalami nasib yg semakin jelek lantaran terpapar kabut asap tatkala sekian banyak bln terakhir. Ibunda si bayi, Desi tiap-tiap hri cuma dapat memandangi bayinya yg mengidap infeksi paru-paru, keadaan paru-paru si bayi semakin memburuk sesudah indeks standar pencemaran hawa di Riau justru malah konsisten meningkat tiap-tiap harinya.
Bahkan tetap dikutip BBC, Kepala Instansi Kesehatan Pemerintah Kota Pekanbaru, Drg. Helda Suryani sudah bertindak serta-merta sediakan aula di lantai tiga gedung perkantoran Wali Kota Pekanbaru juga sebagai tempat evakuasi bagi bayi yg baru lahir hingga berusia enam bln selagi bencana darurat asap di Riau tetap berjalan. Aula itu sekarang dihuni empat anak-anak, satu orang ibu hamil, & tiga orang lanjut usia pendamping.
(CAL)

Ini Alasan Mengapa Bencana Asap tak disebut Bencana Nasional

01.46 Add Comment


Bencana asap dalam sekian banyak minggu terakhir jadi highlight dalam pemberitaan di seluruh alat nasional. Tiap-tiap harinya tentu ada info yg terselip bahkan jadi headline terkait bersama bencana kabut asap yg sampai hri ini tetap membubung di langit Sumatera & Kalimantan. Tidak dapat dipungkiri, kabut asap yaitu bencana yg paling menyita perhatian warga & pula pemerintah pastinya selagi bln September sampai memasuki Oktober ini.
Walaupun kabut asap akibat pembakaran hutan cuma berdampak lokal di kira kira Jambi, Sumatera Selatan, Riau & sebahagian akbar Kalimantan, tetapi resiko yg ditimbulkannya bukan bermain menyesakkan. Diprediksi sampai hri ini ada puluhan ribu jiwa di sekian banyak propinsi di Kalimantan & Sumatera yg terkena kendala infeksi saluran pernafasan akibat pekatnya kabut asap yg melingkupi atmosfer tiap-tiap harinya.
Mengingat efek kabut asap yg telah amat mengkhawatirkan, hasilnya tiga Propinsi di Indonesia menjadikan bencana kabut asap sbg darurat asap bencana daerah. Peningkatan status itu jadi pertanda buat mengerahkan seluruh upaya pemda dalam menjalankan misi penanggulangan kabut asap dengan cara penuh, memakai segala sumber daya yg dipunyai.
Tapi kebijakan itu pula hasilnya menciptakan publik bertanya-tanya, kenapa kabut asap tidak diberlakukan status yang merupakan bencana nasional? Padahal dampaknya telah amat parah menyiksa warga Sumatera & Kalimantan. Berikut ialah argumen kenapa bencana asap tidak dinamakan sbg bencana nasional.
Berdasarkan penjelasan Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), bila mempunyai anggapan bencana kabut asap yang merupakan bencana nasional sebab itu merupakan pilihan yg kurang serasi. Pasalnya penetapan jadi bencana nasional cuma bakal melepaskan tanggungjawab Pemerintah Daerah ke tangan Pemerintah Pusat, seperti yg dilansir oleh page CNN Indonesia.
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana, urusan kabut asap yaitu masalah yg mesti dituntaskan sampai ke akar memakai kebijakan & peranan maksimal pemerintah daerah. Terutama jadi bidang mutlak dari tugas pejabat-pejabat di daerah seperti Bupati, Walikota, & Gubernur.
Kenapa begitu?
Sebab bencana kabut asap ini mampu dibilang jadi momentum paling baik utk melatih pihak-pihak dalam skala daerah utk menuntaskan penanggulangan bencana sampai ke akar masalahnya. Dengan Cara logika benar-benar aturan yg begitu ideal diterapkan dalam keadaan bencana kabut asap ini. Pemerintah pusat merasa bahwa alokasi budget buat bencana dari Budget Pendapatan & Belanja Daerah masihlah dapat menutupi operasi pemadaman kebakaran hutan. Kemandirian penanggulangan bencana serta dapat terlatih kalau pemda sigap mengatasinya.
Fungsi pemerintah pusat yaitu juga sebagai pengawas & pemberi pertolongan berupa sumber daya & alat-alat seperti helikopter & pesawat ringan dalam operasi pemadaman kebakaran hutan. Sampai hri ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah mengirimkan 19 helikopter & 4 pesawat buat lakukan operasi kusus water bombing & hujan buatan.
Sekadar buat didapati, penetapan bencana nasional yaitu kewenangan dari Presiden. Selagi histori kebencanaan Indonesia, baru satu kali Presiden Republik Indonesia menetapkan status darurat bencana nasional, merupakan dikala bencana tsunami menggulung Aceh 2004 silam. Saat itu korban jiwa akibat tsunami menembus angka 200 ribu jiwa & kerugian yg luar biasa Rupiah 49 Triliun.
(CAL) img : bbc

Konflik Suriah: Apa Saja Kejahatan Kemanusiaan yang Dilakukan Bashar al Assad?

01.45 Add Comment


Jikalau menyaksikan gimana penderitaan beberapa ratus ribu jiwa gelombang pengungsi yg masuk mendesak ke garis batas Benua Eropa, rasa kemanusiaan seakan tertampar. Beberapa Ratus ribu dari mereka rela mengarungi ganasnya laut Mediterania, berlangsung di tengah malam hri supaya tak terdeteksi tentara di garis batas, sampai menyelinap melalui jalur-jalur tikus di sepanjang pintu perbatasan Eropa. Cuma satu yg mereka harapkan, peluang buat hidup yg lebih baik & patut di tanah Eropa. Tidak terbayang lagi dalam diri mereka hidup dalam desingan peluru & hantaman bom di tanah konflik Suriah.
Merenungi perjuangan pengungsi Suriah tersebut, satu faktor yg layak dipertanyakan ialah siapa sebetulnya yg jadi pemicu penting dari konflik Suriah? Konflik antarsesama saudara sebangsa yg telah berjalan sejak 5 th silam. Dalam konflik Suriah, dua pihak yg paling miliki pengaruh pemicu perang ialah militan Negeri Islam Irak & Suriah (ISIS) & pastinya tentara rezim militer Bashar al Assad, yg tidak lain ialah Presiden dari Suriah itu sendiri.
Apabila begitu, apa saja sesungguhnya wujud kriminal kemanusiaan yg telah dilakukan oleh Presiden Bashar al Assad?
Dilaporkan oleh Reuters & CNN Indonesia, pihak pemerintah Perancis sekarang ini sedang mengupayakan menyelidiki & mengulik apa saja dugaan kriminal kemanusiaan yg telah dilakukan Presiden Suriah, Bashar al Assad? Tidak sanggup dipungkiri betapa utama peranan Assad juga sebagai pemicu kekacauan & konflik yg telah menewaskan beberapa ratus ribu jiwa & mengusir sekira 11 juta masyarakat Suriah.
Assad ialah biang keladi dari pangkal konflik di Suriah
Kepada awalnya Assad didemo oleh penduduk buat melengserkan rezim kepemimpinannya di Suriah, tetapi Assad malas buat turun tahta, justru Beliau malah mengerahkan pasukan militer terhadap rakyat yg menentang pemerintahnya. Hasilnya mulailah muncul bibit-bibit militan ekstrimis mewakili penduduk yg menamakan beliau ISIS. Menurut catatan CNN, diperkirakan ada 250 ribu jiwa tewas dalam perang saudara yg berjalan di Suriah sejak empat thn dulu. Aktor mutlak dalam perang ini yaitu pasukan pemberontak ISIS & militer pemerintah Assad.
Assad diperkirakan memerintahkan pasukan militernya utk menyiksa siapapun yg tidak taat kepada perintahnya
Berdasarkan data dari CNN, Dokumen Kementerian Luar Negara Perancis telah menyatukan kurang lebih 55 ribu lembar poto yg menunjukkan adegan penyiksaan pada 11 ribu orang korban penyiksaan oleh tentara Assad. Puluhan ribu poto amat sangat rahasia itu diselundupkan oleh mantan perwira tentara pemerintah Suriah (CAL)
img : abcnews
LetsHelpSyria

Begini Kisah Distribusi Global Qurban di Tanah Palestina

01.43 Add Comment

Tiap-tiap mendengar kata Palestina, getar hati memantulkan bayangan barisan anak-anak lucu, cerdas tapi mereka seakan dipaksa kehilangan buaian indah musim kanak-kanak. Agresi, penjajahan, tidak pelak lagi sudah mencabut kedamaian Palestina, pun mengganggu pertumbuhan kejiwaan anak-anak Palestina. Tetapi di th ini, Global Qurban setidaknya sanggup sedikit mengulas senyum dalam bibir mungil mereka. Pembuatan qurban di Palestina alhamdulillah tuntas ditunaikan.
Sejak sinergi perdana bertahun silam sampai hri ini, Mitra-mitra Global Qurban di Palestina dalam bermacam macam pertolongan kemanusiaan senantiasa memudahkan & memberikan pertanggungjawaban amanah pertolongan pada para filantropis ‎kami. Ini yaitu salah satu pertanda bangsa akbar, mereka bisa memberikan suplai & mendistribusikan kepentingan, dari mereka utk mereka. Terkecuali kelebihan mereka dalam membina & mengasuh keluarga ditengah tekanan luar biasa Israel.
Dalam suatu laporan dari relasi di Tanah Palestina, mereka mengatakan, ‎di hri tasyrik mula-mula saat Palestina, mereka sudah melaksanakan pemotongan 62 ekor domba kurban Global Qurban (GQ)-ACT amanah dari rakyat Indonesia. Disusul hri tasyrik ke-2 tiga ekor sapi, seekor unta pun 52 ekor domba maka totalnya mencapai 114 ekor kambing/domba, tiga sapi & satu unta. ‎Tapi biarpun jumlah hewan qurban ini tidak seberapa di bandingkan thn dulu yg mencapai 262 ekor kambing, 4 ekor sapi & 1 ekor unta. Tapi tidak mengurangi sedikitpun rasa syukur yg disematkan mereka dalam tiap doa. Factor ini serta sama sekali bukan sebab menurunnya perhatian warga Indonesia atas Palestina.
Kurban ke Palestina memang lah Special. Lantaran qurban yakni secercah kebahagiaan yg dapat Indonesia haturkan di tengah kemelut perang tidak berkesudahan yg menimpa rakyat Palestina. Sampai hri ini mereka pilih masihlah berjuang mempertahankan diri dari penjajahan Israel. ‎Bersi Kukuh, biarpun penduduk dunia seakan abai mempermudah di segi kemanusiaan, tetapi perlahan nada melalui diplomasi global konsisten diperjuangkan, sampai hasilnya Palestina & Israel dapat berdamai bersama konflik dalam sekian banyak ketika akan datang.
Kalau diingat kembali, sekian puluh th dulu Palestina sempat beri dukungan Indonesia sampai mencapai kemerdekaannya. Thn ini sesuai 70 th silam Palestina hadir mensupport embrio bangsa ini, disaat negara ini tetap dijajah & masihlah berjuang keras meskipun berbilang nyawa jadi syuhada.
Tapi sekarang ini, Palestina mengalami nasib mirip, penjajahan masih berjalan tidak dengan ada satu negeri juga meringankan Palestina bersama kekuatannya. Tidak Ada lagi perlindungan seperti khalifah-khalifah yg sempat membebaskan Palestina di musim dulu.
Tidak apa. Kita kembali berbicara qurban. Amanah dari pequrban Indonesia, dipotong di peternakan sapi di Gaza, baru dicacah & dipaketkan utk dibagikan kepada hri yg sama. Wilayah pendistribusiannya mencakup Rafah, Khanyonis, Gaza City, Jabalia, Bit Hanoun, Dair Albalah, & Bet Lahia. Hampir semua masyarakat Palestina terutama di Gaza, ‎mempunyai wewenang menerima daging qurban, dikarenakan mereka ialah korban dari berbagai penindasan tatkala bertahun-tahun. Tetapi sungguh fantastis, terus saja mereka menyeleksi & menetapkan masyarakat paling miskin lah yg paling layak jadi penerima qurban di Palestina. Tidak ada yg memprotes atau keberatan waktu daging qurban diberikan terhadap saudara termiskinnya, & yg lain tak memperolehnya.
Menurut laporan kawan kerja Global Qurban, penerima manfaatnya ialah warga miskin, anak-anak yatim, & keluarga yg jadi korban agresi militer Israel th dulu. Menyertai laporan, ada ungkapan hati kolega Global Qurban di Gaza
“Saya mau memakai peluang ini buat mengucapkan Selamat Idul Adha pada saudara-saudara kami di Indonesia. Kami amat mengapresiasi support terhadap penduduk Palestina yg bersi kukuh & mempertahankan kemuliaan umat ini, yg memberikan darah mereka buat Islam & buat Al-Aqsha, & buat kebebasan Palestina.
Mereka hidup di Gaza dalam keadaan yg amat sangat jelek; perang, blokade, tidak dengan listrik, minimnya persediaan air, kemiskinan. Tetapi dgn keadaan begitu mereka masihlah pilih bersi teguh & tidak terbersit sama sekali utk meninggalkan Gaza. Terima kasih tidak sedikit pada beberapa orang yg sudah memberikan qurban mereka utk berikan makan anak-anak di Gaza.,” demikian sebaris kemelut hati dari Jomah, kolega implementator Global Qurban ACT di Gaza.‎
(Ai) (cal)

Kondisi Pengungsi Suriah di Jerman

01.39 Add Comment

Pengungsi Suriah di Jerman
Sekian Banyak ketika silam, derap langkah beberapa ratus ribu pengungsi Suriah menyesak masuk ke tanah Jerman, dunia pula terperanjat. Mereka baru menyadari betapa masif resiko dari perang Suriah mengambil derita bagi jutaan warganya. Hasilnya gelombang pengungsi pula cobalah melarikan diri ke tanah Eropa, menginginkan uluran tangan dari beraneka negeri Eropa, salah satunya Jerman.
Hasilnya Sepekan dulu, perwakilan Perbuatan Serentak Tanggap serta-merta dikirimkan ke Jerman, mengambil misi menengok segera dengan cara apa keadaan pengungsi Suriah di tanah Jerman.Berikut cuplikan kisahnya :
Dikala memasuki wilayah Jerman, puluhan ribu pengungsi serta-merta ditangani oleh otoritas segera pemerintah. Jerman menyiapkan dana yg teramat teramat akbar utk mengatasi gelombang para pengungsi ini, terutama para pengungsi dari Suriah.
Faktanya benar-benar pengungsi yg di terima oleh tentara perbatasan Jerman hanyalah pengungsi dari Suriah, mereka datang sebab tertindas perang. Di tiap-tiap daerah Jerman telah ada jatah buat menampung pengungsi sebanyak sekian ratus sampai ribu jiwa. Dalam pelaksanaannya mengurus pengungsi, pemerintah Jerman menunjuk sekian banyak organisasi, rata rata organisasi yg ditunjuk oleh pemerintah ini ialah organisasi berbasis perkumpulan agama Kristen (komune Gereja) seperti Caritas, Deutsches Rotes Kreuz, Evangelisch dll.
Alhasil, organisasi kristen miliki akses yg gampang serta-merta ke para pengungsi, di bandingkan organisasi berbasis kemanusiaan atau organisasi berbasi agama yang lain.
Tiap-tiap harinya, ribuan hingga belasan ribu pengungsi datang menyesak cobalah masuk ke Jerman. Sampai akhir bln September tempo hari, Pemerintah Jerman betul-betul telah dibuat kewalahan. Keadaan membludaknya pengungsi dari Suriah ini menciptakan Pemerintah Jerman mulai sejak melaksanakan peraturan ketat & menutup sekian banyak titik perbatasannya.
Bahkan menurut info yg dirilis oleh salah satu koran lokal Sachen Anhält, sedikitnya ada seputar 190 ribu jiwa pengungsi yg hasilnya dipulangkan ke ruang penampungan di Turki atau Lebanon, sebahagian yang lain dikeluarkan dari Jerman & ditempatkan ke wilayah penampungan lain disekitar Uni Eropa.
Pemerintah Jerman juga telah launcing perkembangan terakhir yg mengemukakan baru ada kira kira 10 ribu jiwa pengungsi Suriah yg telah terdata yang merupakan pencari suaka. Berdasarkan informasi yg ditulis kemarin(30/9) kepada koran setempat, ada kira kira 596 karcis pesawat yg terpaksa hangus, dikarenakan pengungsi yg ingin dipulangkan ke kamp pengungsian di Turki tidak datang ke bandara. Mereka terang malas dipulangkan kembali ke kamp pengungsian di Lebanon atau Turki. Tiap-tiap sarana disini memberitakan mengenai kemelut pengungsi Suriah, bahkan hingga penduduk setempat sejak mulai bosan bersama isu yg senantiasa diangkat tiap-tiap harinya.
Tetapi nyatanya, arus besar-besaran pengungsi Suriah sejak Jerman berikan kebijakan bersedia menampung & mengakses perbatasannya (meskipun hingga saat ini Angela Merkel, Kanselir Jerman masihlah mendapat kritikan sebab kebijakannya ini) serta digunakan oleh ribuan pengungsi dari negeri lain. Mereka yg bukan dari Suriah rata-rata datang bukan sebab factor perang tetapi lebih terhadap factor ekonomi seperti pengungsi dari negara-negara Balkan atau Eropa Timur.
Sesudah ditelusuri, nyatanya serta mudah sekali bagi mereka pengungsi non Suriah utk mendapat pass/tanda yang merupakan pengungsi, mereka para pengungsi dari tidak hanya Suriah cuma perlu membayar sekian banyak puluh euro saja, padahal di lain pihak, pengungsi Suriah mesti membayar hingga belasan ribu euro/dollar pada para penyelundup buat sanggup ikut dalam sebuag perahu bobrok sarat muatan menyebrangi laut Mediterania. Lebih-lebih lagi bersama perjuangan mereka dalam perjalanan darat melewati Yunani, Hungaria, Austria, sampai sanggup masuk ke Jerman sesudah berlangsung kaki berminggu-minggu sampai berbulan-bulan. Tidak Hanya terjadi kaki, ribuan dari mereka serta ada yg masihlah miliki banyaknya Euro di kantongnya pula pilih menumpang bis, & kereta api menuju Jerman.(cal)
(bersambung..) img : thelocal.de

Distribusi Qurban Ke Negeri Somalia

01.37 Add Comment

Rumah Potong Hewan Jazeera di tepi pantai Mogadishu, Pekan siang (27/9) masihlah riuh. Beberapa Ratus penjagal & pencacah kurban sapi & unta Global Qurban tampak sibuk menyembelih, menguliti & mencacah daging. Kepada salah satu pintu masuk tetapi tidak berpintu rumah jagal itu telah berderet tiga truk. Dua truk berukuran tiga perempat, & satu truk ukuran gede. Ketiganya siap mengantarkan daging-dagig kurban ke sekian banyak ruang distribusi Global Qurban ke sekian banyak distrik di Mogadishu & sekitarnya.
Terik matahari serasa serasi cuma sekian banyak m saja di atas ubun-ubun. Menyengat. Namun bagi penduduk Mogadishu yg ikut menolong menaikkan daging-daging kurban ke atas truk, panas siang itu seperti panas biasa saja. Mereka masih semangat. “Ikut ya buat saksikan distribusi. Kita ke kamp pengungsian masyarakat Somalia yg datang dari tidak sedikit pedalaman Somalia,” ajak H. Ali Osman, Direktur Acara Kurban ZamZam Foundation.
Muatan penuh, tiga truk bergerak ke gerbang ke luar Jazeera. Truk tidak sanggup cepat ke luar sebab gerbang yg terbuat dari besi solid itu mesti di buka lalu oleh dua orang yg menyandang senjata. Terkecuali dua orang itu ada pula dua orang penjaga yang lain yg pula menyandang senapan serbu produksi Uni Sovyet itu, seluruh berlabel Avtomat Kalashnikova.
Global Qurban mencoba menanyakan pemandangan itu pada Ogle dari ZamZam, apakah sebebas itu tiap-tiap orang di Somalia menyandang senjata. “Tidak, buat bawa (senjata) itu mesti bisa ijin dari pemerintah. Tak sembarang orang,” menurutnya. Di Luar militer & polisi, pemerintah mengizinkan tenaga sekuriti menyandang senapan serbu & pistol kategori FN. Tapi sangat sering para tenaga sekuriti itu tidak berseragam. amat sering kelihatan sbg masyarakat sipil biasa.
Selepas gerbang, truk pula konvoi menuju Distrik Wadajir. Di sana terdapat satu kamp pengungsi masyarakat Somalia yg berasal dari suku Abgaal, Murosade, Hawadle & Habargidir, sub-suku dari suku Hawiye. Ini salah satu kamp paling besar di Mogadishu, dikenal yang merupakan Kamp Rajo. Buat menuju kamp ini truk mesti meliuk kiri-kanan menghindari jalan bersama aspal terkelupas.
Jalan raya di Mogadishu tidak tidak sedikit yg mulus. Kalaupun mulus rata rata nyaris separuhnya dalam keadaan rusak. Jalan yg keadaannya memang baik cuma ada di pusat kota seperti di sepanjang Anatolia Street, Airport Street atau sekitaran pasar Bakara. Dari jalan penting menuju ke pemukiman penduduk di kota, seluruhnya jalan tidak beraspal. Seluruhnya jalan tanah, berbatu & berdebu. Padahal ini masihlah di ibukota. “Bertahun-tahun berkonflik, lima tahunan saja tak pass utk memperbaiki infrastruktur di kota. Ya seperti inilah,” imbuh Ogle.
Menuju Kamp Rajo, pemandangan di kiri & kanan jalan menyajikan tenda-tenda pengungsi dalam kondisi compang-camping. “Kita tetap masuk ke dalam sana, bukan di sini,” kata Ogle. Semakin ke dalam jumlah tenda makin tidak sedikit. Konvoi truk pula berakhir di satu buah arena lapang yg dikelilingi tenda-tenda pengungsian. Panas matahari makin menyengat, namun disekitar arena lapang para pengungsi justru duduk slow mencangkung. Mereka telah menunggu, dgn tidak mempedulikan sengatan matahari di atas kepala.
Para perempuannya—dewasa & anak-anak, duduk berkelompok sendiri, dgn baju muslimah & jilbab panjang berwarna-warni. Lelaki dewasanya pula mengelompok sendiri, demikian pula bersama anak-anaknya. ga ada satupun dari mereka yg menggunakan penutup kepala demi menghalau sengatan panas. Alih-alih nampak menunggu kehadiran truk mereka seperti nampak sedang berjemur.
Seluruhnya duduk santai & tertib. “Mereka bukan dari distrik kira kira Mogadishu sini, namun dari provinsi-provinsi di tengah & timur Somalia. Jikalau bukan dikarenakan akibat perang saudara atau berkonflik bersama group Islam keras, di sana kehidupan mereka tidak lebih baik,” terang H. Ali Osman, yg nyatanya telah berada di Rajo lebih lalu. Truk mula-mula maju ke tengah arena lapang. Pembagian hewan kurban pula dimulai. Dimulai dari kaum perempuannya yg dipanggil utk berbaris, daging kurban mulai sejak berpindah tangan dari relawan ke para pengungsi wanita. Yg tetap duduk mencangkung sabar menanti panggilan utk masuk ke dalam baris antrian.
Tidak hingga tuntas di Rajo, GQ bergerak ke ruangan lain. Keseluruhan ada 7 distrik yg jadi sasaran distribusi GQ dalam empat hri hajatan kurban di Somalia; Yagshid, Hawlwadag, Waheri, Hodan, Wadajir, Kaxda & Dharkinley. Sebelum Pekan, distribusi GQ menghampiri Kamp Dadap, di perbatasan Somalia bersama Kenya. Tidak Cuma kamp-kamp pengungsi, distribusi Global Qurban pun menyapa anak-anak yatim-piatu & janda-janda korban perang saudara Somalia. Kurban Kamu sungguh membahagiakan mereka. Kurban barokah! [] (bams)